IndeksBisnisNews

Uji Coba Selesai, Mitra 10 Kembali Beroperasi Normal dengan Protokol Kesehatan Ketat

loading...

BRO. Setelah sepekan menjalani masa uji coba, Mitra 10 toko bahan bangunan modern yang sempat menjadi klaster penyebaran virus Covid-19 di Kota Bogor kembali beroperasi normal dengan penerapan protokol kesehatan ekstra ketat, Senin (20/07/2020).

Berdasarkan pantauan Si Bro di swalayan bangunan yang terletak di Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sareal, Kota Bogor ini, penerapan protokol kesehatan di hari ke 10 masa uji coba dan operasional normal di masa Pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), pihak manajemen sangat serius menerapkan protokol kesehatan, baik terhadap karyawan maupun pengunjungnya.

Manajemen Mitra10 mengawasi penerapan protokol Covid-19 secara ketat.

Mulai dari gerbang masuk area pertokoan dan parkiran sudah banyak informasi atau pemberitahuan dalam bentuk spanduk/banner bertuliskan kawasan wajib masker. Selepas itu, pengunjung yang hendak memasuki toko wajib mencuci tangan dan memeriksakan suhu tubuhnya menggunakan thermo gun (alat pengukur suhu tubuh berbentuk pistol yang ditembakkan ke dahi) oleh petugas.

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 Klaster Mitra 10 Bertambah Lagi Jadi 21 Orang, Pemkot: Penutupan Diperpanjang

Setelah itu, lengkap dengan sarung tangan dan face shield (pelindung wajah) meminta para pengunjung untuk mengenakan sarung tangan plastik yang sudah disediakan. Setelah semua prosedur protokol pencegahan penyebaran virus Covid-19, pengunjung dipersilahkan masuk ke area pertokoan.

Saking ketat dan taatnya terhadap rekomendasi Gugus Tugas Percepatanan Penanganan Covid-19 (GTPP) Kota Bogor, ada pengunjung yang membawa balita tidak diperkenankan masuk ke area pertokoan. Tak sampai disitu, di dalam toko para karyawan yang berjaga di masing-masing tenant produk, selain wajib menjaga jarak, mengenakan face shield dan sarung tangan, juga dibekali hand sanitizer.

Baca Juga: Uji Coba Operasi Mitra 10 Bogor Kembali Diwarnai Sikap Arogan Petugas Keamanan

“Dengan protokol kesehatan seperti ini memang agak cerewet sih karyawan di dalam, tapi untuk antisipasi saya sangat mendukung dan merasa nyaman dengan suasana maupun pelayanannya,” ujar Riska, 34, warga Cimanggu Permai saat ditemui di pelataran parkir Mitra 10.

Sementara itu, General Manager Operational Mitra10, Rully Diyantino dalam keterangan pers tertulisnya mengaku bersyukur telah mendapat kepercayaan Pemkot Bogor untuk kembali beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai surat edaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah (Disperindag) Kota Bogor tentang Ketentuan Sektor Perdagangan dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proposional Pra AKB.

Baca Juga: Masih Jadi Klaster Penularan Covid-19 Terbanyak, Mitra 10 Bogor Nekat Beroperasi

Keputusan tersebut diberikan setelah Mitra10 melewati uji masa percobaan yang diberikan oleh Disperindag Pemkot Kota Bogor yang berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 di kota hujan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkot Bogor beserta suku dinas terkait dan segenap pemangku kepentingan termasuk rekan-rekan media karena telah memberikan masukan dan dukungan sehingga tercipta suasana yang kondulsif bagi dunia usaha. Dengan demikian, Mitra10 dapat kembali beroperasi sesuai prosedur dan persyaratan yang telah ditetapkan dan kembali produktif untuk bersama-sama menggerakkan perekonomian Kota Bogor pada fase adaptasi kebiasaan baru,” kata Rully, Senin (20/07/2020).

Baca Juga: Ditemukan Kasus Positif Baru, Gugus Tugas Tetap Tutup Mitra 10 Bogor

Setidaknya, lanjut dia, terdapat 18 butir rekomendasi protokol kesehatan yang telah dilaksanakan secara konsisten oleh pihak pengelola toko, baik kepada karyawan maupun kepada pengunjung. Adapun butir-butir rekomendasi tersebut antaranya, kata dia yakni menjalankan dan memenuhi persyaratan hasil sidak (inspeksi mendadak) pengawasan SOP Protokol Kesehatan Covid-19, pengaturan sirkulasi dan batasan jumlah pengunjung maksimal 80 orang dengan menerapkan kontrol yang ketat pada pintu masuk dan keluar untuk mencegah terjadinya kerumunan sesuai protokol kesehatan COVID-19, membatasi jam operasional setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 dan lainnya.

“Rekomendasi tersebut memperkuat protokol kesehatan yang sudah kami susun sebelumnya oleh GTPP Covid-19 internal Mitra10 yang terbentuk sejak Maret 2020 lalu. Dimana protokol tersebut wajib diberlakukan di 35 toko Mitra10 yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Ini merupakan komitmen kami untuk melakukan upaya preventif terbaik di tengah pandemi global COVID-19,” katanya.

Baca Juga: Bima Arya : Kasus Positif Covid-19 Klaster Mitra 10 Bertambah Lagi Jadi 12 Orang

Saat ini Mitra10 memperkerjakan sekitar 253 pekerja (karyawan internal Mitra10 dan vendor) namun sebagaimana rekomendasi dari Disperindag selama fase adaptasi kebiasaan baru, pihaknya membatasi jumlah pekerja menjadi 63 orang per hari. “Untuk mengurangi kerumunan dan sesuai rekomendasi dinas terkait, kami membatasi jumlah pengunjung menjadi maksimal 80 orang dan jumlah pekerja yang bertugas. Dimana mereka yang diperkenankan masuk bekerja telah dinyatakan bebas COVID-19 berdasarkan hasil swab test terakhir dan bertugas secara bergantian sesuai jadwal yang sudah kami tetapkan sebelumnya,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya menegaskan selama masa pandemi hingga ditetapkan sebagai klaster Covid-19, Mitra10 Bogor tidak melakukan pengurangan jumlah karyawan (PHK). Bahkan, pihaknya berupaya untuk memberikan remunerasi secara penuh, tanpa pengurangan. “Padahal sejak awal tahun telah terjadi penurunan jumlah pengunjung (traffic) dan omzet sebagai dampak pandemi, sebagaimana yang dialami oleh para pelaku usaha lain di berbagai sektor,” katanya.

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 Kota Bogor Bertambah, Klaster Mitra 10 Jadi 4 Orang 

Sementara itu, terkait strategi penjualan di masa pandemi Covid-19 ini, Erick Koswara, General Manager Marketing & Communications Mitra10 menyatakan pihaknya tetap optimistis untuk kembali meningkatkan jumlah pengunjung maupun omzet penjualan, khususnya di Mitra10 Bogor. Mulai dari berbagai promo dan strategi pemasaran telah disiapkan untuk mendorong kedua hal tersebut.

“Mitra10 merupakan ritel modern yang melayani kebutuhan pokok di luar pangan, yakni papan atau rumah untuk tinggal baik itu rumah tapak maupun vertikal (apartemen). Kami meyakini kebutuhan terkait kebutuhan papan baik itu pembangunan rumah baru maupun renovasi akan terus ada, terlebih Kota Bogor merupakan salah satu kota satelit utama dari Ibukota Jakarta dengan pertumbuhan hunian yang cukup pesat,” jelasnya.

Baca Juga: Tak Indahkan Rekomendasi Gugus Tugas, Toko Bangunan Modern Mitra 10 Bogor Ditutup Paksa

Untuk meningkatkan jumlah pengunjung secara bertahap, Mitra10 akan menekankan kepada suasana berbelanja yang aman dan nyaman. Dimana seluruh pekerja yang melayani konsumen telah dinyatakan bebas dari COVID-19 berdasarkan swab test dan memastikan seluruh prosedur kesehatan dilaksanakan dengan baik dan seksama. “Mitra10 menyasar end user yakni para pemilik rumah yang hendak merenovasi atau membangun hunian baru. Untuk itu kami telah menyiapkan program diskon baik untuk para pelanggan di toko fisik maupun daring,” jelas Erick.

Demi meningkatkan kepuasan pelanggan, Mitra10 juga menyediakan program keanggotaan (membership) dengan keuntungan ganda, baik potongan harga maupun reward point. Semakin banyak berbelanja, para pemilik kartu keanggotaan ini memiliki peluang yang lebih besar untuk menikmati keuntungan harga khusus, voucher belanja, dan penawaran menarik lainnya.

Baca Juga: Tiga Karyawannya Positif Covid-19, Toko Mitra 10 Bogor Diminta Tutup Selama 14 Hari

Saat ini Mitra10, kata dia, selain dapat di akses di toko fisik juga dapat di akses secara daring termasuk dengan menggunakan aplikasi WhatsApp. Untuk layanan daring, produk-produk Mitra10 bisa di akses di laman resmi Mitra10 dan lokapasar (market place) seperti Tokopedia, Shoppe, Bukalapak, Lazada dan lainnya.

“Kami siap melayani konsumen yang akan berkunjung di toko kami dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat di fase adaptasi kebiasaan baru guna kembali produktif. Namun, bagi para pelanggan Mitra10 yang lebih nyaman berbelanja secara daring, Mitra10 dapat di akses secara daring dan menyediakan layanan spesial termasuk layanan antar gratis untuk jumlah dan jarak tertentu,” pungkasnya.

Penulis: Hari YD
Editor: Azwar Lazuardy

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close