Pemkot Bogor Jajaki Teknologi BRIN, Sampah Plastik Disulap Jadi BBM

BRO. KOTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menjajaki pemanfaatan teknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM). Teknologi ini dinilai berpotensi menjadi solusi pengelolaan sampah sekaligus penguatan kemandirian Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan hal tersebut usai menerima audiensi BRIN yang dipimpin Peneliti Ahli Utama Organisasi Riset Energi dan Manufaktur (OREM) BRIN, Tri Martini Patria, di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Kamis (5/2/2026).

Dedie menyebutkan, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi sebelumnya dengan Kepala BRIN, Prof. Arif Satria, terkait peluang penerapan teknologi pengolahan sampah plastik di daerah.

“BRIN memiliki teknologi yang mampu mendaur ulang sampah plastik menjadi BBM. Selama memungkinkan dan aplikatif, tentu akan kami jajaki, termasuk peluang penerapannya di TPS3R,” tegas Dedie.

Dalam audiensi tersebut, Tri Martini Patria memperkenalkan produk BBM hasil olahan sampah plastik bernama Petasol (Plastik PE Terobosan Alternatif Setara Solar). Ia juga memaparkan spesifikasi alat serta kapasitas teknologi pirolisis yang dikembangkan BRIN.

Tri menegaskan, tidak semua hasil pirolisis dapat disebut Petasol. Produk tersebut hanya dihasilkan melalui proses dan peralatan yang memenuhi standar tertentu yang dikembangkan oleh BRIN.

“Pirolisis merupakan proses dekomposisi termokimia material organik seperti sampah plastik melalui pemanasan suhu tinggi. Dengan proses yang tepat, dari satu kilogram plastik bisa dihasilkan lebih dari satu liter BBM, asalkan bahan bakunya bersih,” jelas Tri.

Ia menambahkan, BBM yang dihasilkan sejatinya merupakan nilai tambah dari proses tersebut. Fokus utama BRIN adalah mendorong keberlanjutan TPS3R agar lebih mandiri dan mampu mengolah sampah bernilai rendah yang selama ini sulit dijual.

“BBM ini bonus. Tujuan besarnya adalah memperkuat TPS3R secara komunitas, meningkatkan kemandirian, serta mengatasi sampah plastik yang tidak memiliki nilai ekonomi,” pungkasnya.

Editor : Adjet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses