400 Mahasiswa Kehutanan IPB Ikuti Edukasi Kesehatan Mental: Kuliah Boleh Ngebut, Mental Jangan Kusut

BRO. KABUPATEN BOGOR – Lebih dari 400 mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University mengikuti edukasi kesehatan mental bertajuk “Kuliah Boleh Ngebut, Mental Jangan Kusut” di Auditorium Sylva Pertamina, Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Bina Corps Rimbawan Mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB. Selama sekitar 60 menit, mahasiswa mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental sekaligus keterampilan sederhana untuk menghadapi tekanan akademik.

Ketua Satgas Mental Health Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB, Lufthi Rusniarsyah S.P., M.Si., mengatakan perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengembangan kemampuan akademik, tetapi juga harus menjadi ruang yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan mahasiswa.

“Kami ingin mahasiswa memahami bahwa mereka tidak harus menghadapi semua tekanan seorang diri. Melalui edukasi ini, kami berharap mahasiswa semakin berani mengenali kondisinya, mencari bantuan ketika diperlukan, dan peduli terhadap teman di sekitarnya,” kata Lufthi.

Kuliah Tak Sekadar Mengejar IPK
Dalam kegiatan tersebut, narasumber Bunda Lili Marliyuana, Certified Self-Healing Professional, Emotional Healing Therapist, dan Mental Health Educator sekaligus Direktur ABCo Therapy Center, mengingatkan mahasiswa bahwa kehidupan perkuliahan tidak semata-mata berkaitan dengan nilai dan indeks prestasi kumulatif (IPK).

Menurutnya, masa kuliah juga menjadi proses pembentukan karakter mahasiswa agar mampu berpikir kritis, bertanggung jawab, menghadapi tekanan, serta mengelola emosi.

“Kuliah juga menjadi ruang untuk belajar menjadi manusia yang lebih matang: berpikir kritis, bertanggung jawab, menghadapi tekanan, serta mengelola emosi. Bicara tentang kesehatan mental bukan karena kita lemah, tetapi karena kita ingin menjadi pribadi yang lebih tangguh,” ujar Lili.

Mahasiswa juga diajak memahami bahwa sehat mental bukan berarti hidup tanpa masalah. Kesehatan mental justru berkaitan dengan kemampuan seseorang menjalani kehidupan, menghadapi tekanan, membangun hubungan yang sehat, tetap produktif, dan terus berkembang.

Mahasiswa Dikenalkan 5 Pilar Kesehatan Mental

Dalam edukasi tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan lima pilar kesehatan mental, yakni fisik, emosi, sosial, intelektual, dan spiritual.

Selain itu, peserta diajak mengenali berbagai tantangan yang banyak dihadapi Generasi Z, mulai dari overthinking, anxiety, impostor syndrome, FOMO, doomscrolling, social comparison, burnout, hingga people pleasing.
Berbagai fenomena tersebut dinilai penting untuk dikenali agar mahasiswa mampu memahami kondisi dirinya sekaligus mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi tekanan.

Formula CARE untuk Menjaga Kesehatan Mental

Salah satu materi utama dalam edukasi tersebut adalah formula CARE yang dirancang sebagai pengingat praktis dalam menjaga kesehatan mental.

Tak hanya itu, mahasiswa juga diajak menerapkan gerakan HADIR ketika menemukan teman yang sedang mengalami kesulitan.

HADIR merupakan akronim dari Hargai perasaannya, Amati perubahannya, Dengarkan tanpa menghakimi, Ingatkan untuk mencari bantuan, serta Rangkul dengan kepedulian.

Kegiatan kemudian ditutup dengan praktik regulasi emosi yang ditujukan untuk membantu mahasiswa meredakan stres dan kecemasan.

“Harapannya, CARE tidak berhenti sebagai materi seminar, tetapi menjadi kebiasaan yang dibawa mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Lili Marliyuana.

Melalui kegiatan tersebut, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University mendorong mahasiswa agar tidak hanya fokus mengejar prestasi akademik, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan mental.

Dengan demikian, pencapaian akademik diharapkan dapat berjalan beriringan dengan kemampuan mahasiswa merawat diri, mengelola tekanan, dan membangun lingkungan pertemanan yang saling mendukung.

Penulis : Ira
Editot    : Adjet

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses