Berita UtamaNews
Trending

Tarif Swab dan Rapid Test Mandiri di Kota Bogor Jadi Perbincangan Netizen, Ini Daftarnya

loading...

BRO. Massifnya informasi terkait sebaran kasus Covid-19 di sejumlah daerah belum juga menunjukan tanda mereda. Praktis kondisi tersebut mengganggu psikologis dan mengundang rasa penasaran masyarakat, khususnya di kalangan emak-emak. Sehingga tak sedikit yang melakukan tes mandiri, baik polymerase chain reaction (PCR) swab dan rapid test.

Mahalnya tarif test untuk mendeteksi virus corona itu, menuai reaksi dan perbincangan beragam dari masyarakat  Bogor. Bahkan, ada sekumpulan warganet dalam akun instagram @ibuibukotahujan sempat menggelar polling di fitur cerita anda. Alhasil harga masing-masing rumah sakit di Kota Bogor ternyata mengenakan tarif yang cukup mencengangkan, khususnya PCR dengan metode swab test (tes usap lendir).

Baca Juga: Ratusan Pengunjung Pasar di Kota Bogor Jalani Swab Tes

Berikut hasil polling yang berhasil dihimpun akun @ibuibukotahujan dan penelusuran bogornetwork.com di sejumlah Rumah Sakit (RS) swasta maupun pemerintah ternama di Kota Bogor. Mulai dari ratusan ribu tarif termurah hingga paling fantastis yakni Rp4,5 juta biaya yang harus dikeluarkan masyarakat hanya untuk sebuah diagnosa kesehatan.

Meski notabene sebagai layanan publik milik pemerintah, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor ternyata tetap mengenakan tarif. Namun bisa dikategorikan sebagai paling murah yakni Rp250 ribu untuk sekali swab test. Kemudian Rp4,5 juta yang dikenakan RS Siloam Bogor untuk sementara paling mahal di Kota Bogor.

Baca Juga: Laboratorium LIPI di Bogor Ini Mampu Uji 2.500 Sampel Swab Per Hari

Untuk lengkapnya ini daftar tarif Swab Test sejumlah RS di Kota maupun Kabupaten Bogor dari akun @ibubukotahujan dengan masa tunggu hasil yang bisa diketahuinya juga bervariasi:
1. RSUD Kota Bogor Rp250.000
2. RS Azra mulai dari Rp550 ribu, Rp800 ribu hingga jutaan
3. EMC sentul Rp1,2 juta (hasil 2 hari kerja)
4. RS PMI Bogor Rp1,75 juta
5. RS Siloam Bogor Rp4,5 juta (3-5 hari)
6. RS UMMI Rp1,950 juta (bisa home service)
7. RS Hermina Bogor Rp250 ribu (tidak dijelaskan swab atau rapid)
8. Klinik Pratama Pakuan Rp350 ribu
9. RS BMC Rp1,5 juta (hasilnya 3 hari)
10. RS Mulia Bogor Rp750 ribu (tidak jelas harga rapid atau swab test)

Walau polling kali ini fokus untuk swab test namun, tak sedikit netizen yang menginformasikan tentang tarif rapid test. Misalnya dari akun intan naqiya raiya ada beberapa teman yang sharing harga rapid test mandiri. Bahkan akun Ayu Fabian Azra menyampaikan pengalamannya. “Rp800 ribuan di RS Azra, hasilnya kayaknya beberapa jam cuma aku ambil besokannya,” tuturnya.

Kemudian menurut Devie Herawati Kustiawan menyebutkan di klinik adiknya Rp300 ribuan. “Di klinik ade aku sekitar Rp300 ribuan untuk rapid test“, “Klinik skincare kurniasih yang berlokasi di Cicurug Sukabumi, harga test kita nya aja sekitar 200 250 ribuan kalau beli sendiri. Ada juga yang gratisan di wilayah pasar Cicurug,” paparnya.

Baca Juga: Banyak Pasien Terindikasi Corona, RSUD Bogor Ingin Operasikan Lab Swab PCR

Bervariasinya tarif deteksi virus yang menjadi wabah global ini menjadi perbincangan lantaran belum adanya aturan standar harga termurah hingga tertinggi. Tak sedikit netizen yang menyarankan pemerintah menetapkan harga tarif swab maupun rapid test.

Sementara itu, hingga berita ini dimuat Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr Sri Nowo Retno saat dikonfirmasi terkait pentingnya dibuat aturan tentang biaya tes yang harganya cukup lumayan merogoh kocek belum direspon. Baik melalui layanan pesan WhatsApp maupun dihubungi melalui ponselnya.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim menuturkan, selama masa PSBB pertama dan kedua, pemkot telah melakukan tes dan mengambil sampel sebanyak 2.400 orang. Dari angka itu, jumlah terinfeksi Covid-19 hanya 13 orang atau masih di bawah angka satu persen.

Menyinggung soal tarif test Covid-19 mandiri di Kota Bogor, menurutnya belum ada, namun ia mendengar informasi di salah satu rumah sakit. “Saya pikir belum ada, tapi ada informasi di Bogor Senior Hospital Tajur bisa dengan biaya sendiri yaitu Rp 1,3 juta, mengenai alat tesnya kami belum tahu, nanti tolong dari Dinkes dicek,” katanya.

Baca Juga: Bima Arya dan Seorang Pejabat Pemkot Bogor Positif Corona

“Sesuai instruksi pak wali ( Bima Arya) kami akan intensifkan tes Covis-19. Sejak kemarin dan hari ini, kita sudah menguji 500 sampel Swab,” papar Dedie yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor beberapa waktu lalu.

Perihal target 2.500 tes Covid-19 selama dua pekan ke depan atau masa PSBB ketiga, ujar Dedie, adalah untuk mengetahui sebaran infeksi pasien. “PSBB tidak ada artinya jika tidak diimbangi dengan pelaksanaan rapid test dan swab test secara massal,” katanya.

Penulis: Redaksi Si Bro
Editor: Hari YD

loading...
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close