Sidak Alun-Alun Bogor, Dedie Rachim Pergoki PKL Pakai Listrik PLN Ilegal”

“Kami masih menemukan praktik penggunaan listrik tanpa izin. Ini jelas melanggar dan harus ditindak,” tegas Dedie di lokasi.

BRO. KOTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menemukan praktik penggunaan listrik ilegal oleh pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-Alun Kota Bogor. Pelanggaran tersebut terungkap saat Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim memimpin inspeksi mendadak (sidak), Kamis (9/4/2026).

Dalam sidak tersebut, Dedie mendapati sejumlah PKL masih nekat memanfaatkan aliran listrik tanpa izin resmi. Padahal sebelumnya Pemkot Bogor telah melakukan penertiban terhadap praktik serupa di kawasan tersebut.

Melihat temuan itu, Dedie langsung mengambil tindakan tegas dengan mencabut sambungan listrik ilegal yang digunakan pedagang.

“Kami masih menemukan praktik penggunaan listrik tanpa izin. Ini jelas melanggar dan harus ditindak,” tegas Dedie di lokasi.

Ia menegaskan, penataan kawasan Alun-Alun Kota Bogor harus berjalan sesuai aturan, termasuk dalam penggunaan fasilitas umum seperti listrik.

Menurut Dedie, penggunaan listrik secara ilegal tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

“Selain merugikan, ini juga berisiko. Instalasi listrik yang tidak sesuai standar bisa membahayakan banyak orang,” ujarnya.

Dedie juga mengingatkan para PKL agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Ia menegaskan, Pemkot Bogor tidak melarang aktivitas usaha di ruang publik, namun harus dilakukan secara tertib dan sesuai regulasi.

“Kami tidak melarang berjualan, tetapi harus tertib. Gunakan fasilitas sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Pemkot Bogor, lanjut Dedie, akan terus melakukan pengawasan rutin di kawasan publik, terutama di titik-titik yang rawan pelanggaran seperti Alun-Alun Kota Bogor.

Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan kawasan publik yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Editor : Adjet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses